Kejurnas BERANI Drag Bike dan Drag Race 2026 Dibuka di Palu, Sarana Edukasi pada HUT ke-62 Sulteng
HUMAS UPTD.BLPT
19 April 2026 9 x BERITA DINAS
PALU— Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong penyelenggaraan ajang olahraga otomotif berskala nasional sebagai instrumen penggerak ekonomi daerah dan sarana edukasi bagi generasi muda. Selain menekan aksi balap liar, kegiatan ini diproyeksikan menjadi katalisator pembangunan infrastruktur olahraga permanen di Sulteng.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BERANI Drag Bike dan Drag Race 2026 di Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Sabtu (18/4/2026). Perhelatan yang diikuti lebih dari 1.000 peserta tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.
Anwar Hafid menjelaskan, ajang ini tidak sekadar kompetisi kecepatan, tetapi memiliki dampak pengganda (multiplier effect) bagi sektor riil. "Event ini menggerakkan UMKM, perhotelan, dan berbagai usaha masyarakat. Ke depan, kami berencana membangun sirkuit permanen di kawasan Hutan Kota Palu agar daerah ini siap menjadi tuan rumah ajang otomotif secara rutin," ujarnya.
Pembangunan sirkuit permanen dinilai mendesak untuk meningkatkan standar keselamatan dan profesionalisme atlet lokal. Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan mampu mengangkat citra Sulawesi Tengah di level nasional.
Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq menekankan aspek pembangunan karakter melalui olahraga. Menurut dia, Kejurnas ini menjadi wadah untuk menyalurkan energi positif pemuda guna mencetak atlet yang disiplin dan sportif. "Ini adalah kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi berprestasi menuju Indonesia Emas 2045," kata Fathur.
Integrasi pendidikan
Penyelenggaraan ajang balap ini juga diintegrasikan dengan berani bercadas. Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah Firmanza DP menyatakan, kegiatan ini merupakan solusi konkret untuk menekan fenomena balap liar di kalangan pelajar dengan mengarahkan mereka ke lintasan resmi yang terukur.
Bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan teknik otomotif, kejurnas ini berfungsi sebagai laboratorium praktik lapangan.
"Siswa dapat melihat langsung proses pengujian performa mesin dan penerapan standar keselamatan kerja (safety). Ini sejalan dengan upaya mencetak lulusan yang mahir secara teori dan memiliki disiplin tinggi," tutur Firmanza.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh M Organizer bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulteng ini membagi jadwal kompetisi menjadi dua kategori. Kategori drag bike (motor) dilaksanakan pada Sabtu (18/4), diikuti sekitar 500 pembalap, sementara kategori drag race (mobil) digelar pada Minggu, 19/4/2026.
Pemisahan jadwal tersebut dilakukan untuk menjamin ketertiban dan keamanan lalu lintas di Jalan Sam Ratulangi yang merupakan salah satu urat nadi transportasi di ibu kota provinsi. Panitia menyediakan total hadiah ratusan juta rupiah guna memotivasi para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Penulis : Humas Foto : Humas


