MKKS SMA di Palu: Kadisdik Minta Pendidik Fokus pada Karakter dan Layanan Gratis


PALU – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Firmanza DP menegaskan pentingnya peran strategis pendidik dalam membentuk karakter siswa guna menyukseskan program "Berani Cerdas" menuju Generasi Emas 2045. Dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Kota Palu yang digelar di SMA Negeri 7 Palu, Kamis (9/4/2026), Firmanza juga memberikan instruksi keras untuk meniadakan segala bentuk pungutan liar di sekolah demi menjamin akses pendidikan gratis bagi masyarakat.

Selain menghadiri kegiatan MKKS, Drs. Firmanza DP nampak memantau langsung kondisi sekolah, termasuk proses belajar mengajar di kelas. Ia menyempatkan diri mengamati kegiatan pembelajaran untuk memastikan suasana belajar yang kondusif dan berkualitas.

Menurut Firmanza, kepala sekolah dan guru bukan hanya penyampai materi pelajaran, melainkan pilar utama dalam menghadapi tantangan degradasi moral dan pesatnya perkembangan teknologi. Ia meminta MKKS dijadikan forum untuk merumuskan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai etika dan karakter bangsa.

“Pendidik harus berani dan cerdas dalam mendidik generasi muda. Program Berani Cerdas yang digagas Gubernur tidak akan optimal tanpa peran aktif sekolah menengah atas dalam menyiapkan siswa yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap melanjutkan pendidikan tinggi secara merata,” ujar Firmanza.

Firmanza juga dengan tegas mewanti-wanti agar tidak ada lagi pungutan di sekolah, baik yang mengatasnamakan komite, kegiatan ekstrakurikuler, maupun bentuk apapun.

“Tidak boleh ada lagi pungutan liar di sekolah dalam bentuk apapun. Sekolah wajib memberikan pelayanan pendidikan secara gratis sesuai ketentuan. Saya minta para kepala sekolah memastikan hal ini ditegakkan dengan ketat,” tegasnya.

Selain itu, Firmanza berpesan agar seluruh sekolah memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam pengelolaan data pokok pendidikan (Dapodik).

“Pelayanan kepada masyarakat harus prima, termasuk update data Dapodik yang akurat dan tepat waktu. Jangan sampai ada siswa yang dirugikan karena data tidak terkelola dengan baik,” pesannya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah I Provinsi Sulteng (Kota Palu dan Kabupaten Sigi), Kristi Aria Pratama, yang mendampingi Kadis Pendidikan, turut menyampaikan arahan terkait program unggulan. 

Kristi menekankan pentingnya pelaksanaan Jumat Bersih secara rutin di seluruh sekolah untuk membentuk kesadaran kebersihan dan disiplin siswa.

“Melalui Jumat Bersih, kita tanamkan nilai gotong royong dan kepedulian lingkungan sejak dini. Ini bagian dari upaya membangun karakter siswa yang bersih, sehat, dan bertanggung jawab,” ujar Kristi.

Kristi juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk mendukung semangat Berani Berkah dalam penyelenggaraan pendidikan, yaitu dengan memberikan pelayanan yang penuh keberkahan, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan siswa serta masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kristi Aria Pratama yang mendampingi Kadis Pendidikan untuk memantau koordinasi antar-kepala sekolah guna memastikan standardisasi mutu pendidikan berjalan selaras dengan program unggulan provinsi.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 7 Palu, H. Anas Syakir, selaku tuan rumah kegiatan, menyambut baik pelaksanaan MKKS di sekolahnya. Ia menyatakan kesiapan seluruh jajaran SMA Negeri 7 Palu untuk mendukung program-program unggulan Dinas Pendidikan Sulteng.

Ketua MKKS SMA se-Kota Palu yang juga Kepala SMA Negeri 5 Palu, Salim, menyambut baik arahan tersebut. Menurut Salim, pertemuan rutin ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dalam mengimplementasikan kurikulum dan memperkuat sinergi program-program unggulan di setiap sekolah.

“Melalui MKKS, kami berkomitmen mendukung Program Berani Cerdas dengan menyiapkan lulusan SMA yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sehingga mampu memanfaatkan peluang beasiswa pendidikan tinggi untuk mewujudkan Generasi Emas Sulteng 2045,” kata Salim.

Pertemuan MKKS ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi rutin Dinas Pendidikan Sulteng untuk memetakan berbagai kendala yang dihadapi sekolah menengah atas, khususnya di wilayah urban seperti Kota Palu. Dengan penguatan peran pendidik, penegakan aturan pungutan, serta pemantauan langsung kondisi sekolah, diharapkan Program Berani Cerdas dapat semakin efektif membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Sulawesi Tengah.

beranicerdas dinaspendidikan provinsisulawesitengah

Berita Terpopuler