SMAN 1 Tolitoli Ikuti Lokakarya Pendidikan di Buol, Ketua OSIS Sampaikan Aspirasi Terkait Perubahan Kurikulum


Buol – SMA Negeri 1 Tolitoli turut ambil bagian dalam kegiatan Lokakarya Pendidikan MKKS SMA-SMK Cabang Dinas Wilayah VI Kabupaten Tolitoli dan Buol yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Pantai Desa Bokat, Kompleks Masjid Jami, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan pendidikan untuk berdiskusi dan berbagi gagasan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Sulawesi Tengah.

Rombongan SMA Negeri 1 Tolitoli berangkat dari Tolitoli pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 16.00 WITA dan tiba di Buol sekitar pukul 21.00 WITA. Kehadiran rombongan yang terdiri dari perwakilan guru dan peserta didik menunjukkan komitmen sekolah dalam mendukung program peningkatan kualitas pendidikan serta memperluas wawasan siswa melalui forum-forum akademik dan dialog pendidikan.

Kegiatan lokakarya menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Materi pertama disampaikan oleh Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, dengan tema "Transformasi Kebijakan Pendidikan Nasional: Akselerasi Mutu Menuju Sulteng Nambaso". Selanjutnya, Abdul Rahim, S.STP., M.AP, Kepala Bidang PSMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, memaparkan materi mengenai strategi bidang SMA dalam mewujudkan ekosistem sekolah yang inovatif.

Materi berikutnya disampaikan oleh Edy Akas, S.Ag., M.Pd, Kepala Bidang PSMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, yang membahas optimalisasi bantuan PKL sebagai langkah strategis peningkatan mutu dan kompetensi lulusan SMK.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah Temu Kangen Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah dengan Ketua OSIS SMA-SMK se-Kabupaten Tolitoli dan Buol. Pada sesi dialog tersebut, Ketua OSIS SMA Negeri 1 Tolitoli, Zahira Ulya Yahya, berkesempatan menyampaikan pertanyaan kepada Kepala Dinas Pendidikan terkait strategi dan kebijakan pemerintah dalam menghadapi perubahan kurikulum.


Dalam pertanyaannya, Zahira menyoroti kesiapan sekolah dan peserta didik dalam menghadapi dinamika perubahan kurikulum yang terus berkembang. Ia menanyakan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan untuk memastikan implementasi kurikulum dapat berjalan efektif serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.

Pertanyaan tersebut mendapat apresiasi dari peserta maupun narasumber karena mencerminkan kepedulian dan sikap kritis generasi muda terhadap perkembangan dunia pendidikan. Pihak Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa penguatan kompetensi guru, pendampingan satuan pendidikan, serta penyediaan berbagai program pendukung menjadi bagian dari strategi yang akan terus dikembangkan dalam mendukung implementasi kurikulum.


Selain memperoleh wawasan baru mengenai kebijakan pendidikan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi antara sekolah-sekolah di Kabupaten Tolitoli dan Buol. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat dengan latar keindahan Pantai Desa Bokat yang menambah kenyamanan para peserta selama mengikuti rangkaian acara.

Setelah kegiatan berakhir, rombongan SMA Negeri 1 Tolitoli kembali bertolak menuju Tolitoli pada Sabtu pukul 17.00 WITA dan tiba dengan selamat sekitar pukul 20.00 WITA.

Melalui keikutsertaan dalam Lokakarya Pendidikan ini, SMA Negeri 1 Tolitoli berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah serta mendorong peserta didik untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai forum ilmiah dan dialog pendidikan. Kehadiran Zahira Ulya Yahya sebagai perwakilan siswa yang berani menyampaikan aspirasi juga menjadi bukti bahwa siswa SMA Negeri 1 Tolitoli siap menjadi bagian dari perubahan dan kemajuan pendidikan di Sulawesi Tengah.

Penulis, Yuni Ariyanti

siswa guru dinaspendidikan

Berita Terpopuler