Sulteng Gandeng Google Perkuat Digitalisasi Pendidikan Lewat Program Berani Cerdas
HUMAS UPTD.BLPT
09 April 2026 242 x BERITA DINAS
PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi menjalin kerja sama dengan Google Indonesia untuk mempercepat digitalisasi pendidikan di daerah tersebut. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang difokuskan pada pembangunan ekosistem pembelajaran modern berbasis teknologi di seluruh satuan pendidikan.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya konkret mendukung program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Anwar Hafid - Reny Arniwaty Lamadjido , yaitu 'Berani Cerdas'. Program ini menekankan tiga pilar utama: integrasi data, inovasi, dan digitalisasi pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat strategis untuk meningkatkan kualitas dan akses pembelajaran di daerah.
"Kami mengapresiasi kolaborasi dengan Google ini untuk mendigitalisasi sekolah di Sulawesi Tengah. Ini langkah nyata agar anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berani menghadapi tantangan era digital," ujar Firmanza di Palu, Kamis (9/4/2026).
Melalui kemitraan ini, Google Indonesia akan mendukung implementasi ekosistem Google for Education, termasuk penyediaan perangkat Chromebook. Laptop berbasis ChromeOS tersebut dipilih karena dianggap lebih aman, efisien, serta hemat biaya untuk lingkungan pendidikan.
Surya Putra Sarungu, perwakilan Google for Education, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah Program Kandidat Sekolah Rujukan Google.
"Dengan Google Workspace for Education, termasuk Google Classroom dan AI Gemini, guru dapat menciptakan pembelajaran yang jauh lebih interaktif. Kami percaya, teknologi ini bukan sekadar alat, melainkan katalisator untuk melahirkan generasi emas Sulawesi Tengah yang kompetitif secara global," papar Surya.
Kerja sama ini juga mencakup pelatihan bagi pendidik agar mampu memanfaatkan fitur-fitur tersebut secara optimal.
Secara nasional, Google Indonesia telah mendukung berbagai inisiatif digitalisasi pendidikan, antara lain melalui akun belajar.id serta Program Bangkit untuk pelatihan machine learning. Kolaborasi di Sulawesi Tengah juga selaras dengan platform Rumah Pendidikan, super-app yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Fatmawati dari Rumah Pendidikan menilai bahwa layanan digital seperti Google for Education bersifat komplementer dan saling mendukung dalam transformasi pendidikan nasional.
"Sinergi antara pemerintah daerah, platform nasional, dan mitra teknologi seperti Google akan mempercepat pengurangan kesenjangan digital di Indonesia timur," katanya.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dapat mengurangi kesenjangan digital antardaerah serta melahirkan generasi muda yang lebih kompeten dan siap bersaing di tingkat global. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model bagi percepatan digitalisasi pendidikan di wilayah Indonesia timur.


