Tingkatkan Kompetensi Guru Vokasi, Tiga Guru DPIB SMKN 1 Poso Ikuti Pelatihan Berstandar Industri
SMK Negeri 1 Poso
13 Juni 2026 86 x KAB. POSO
Peserta Pelatihan, Kepala Sekolah SMKN 1 Poso Pesisir (tempat pusat Belajar), Trainer dari BBPPMPV BOE
Poso – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan kompetensi guru tetap selaras dengan perkembangan dunia industri, tiga guru produktif Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 1 Poso mengikuti Pelatihan Upskilling dan Reskilling Guru Kejuruan Berstandar Industri Pola Pusat Belajar Angkatan 5 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bidang Otomotif dan Elektronika.
Pelatihan tersebut dilaksanakan secara daring pada 1–6 Juni 2026 dan dilanjutkan secara luring pada 8–14 Juni 2026 di SMKN 1 Poso Pesisir sebagai pusat belajar. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta akan melanjutkan kegiatan magang industri sebagai bagian dari penguatan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Adapun guru SMKN 1 Poso yang mengikuti kegiatan ini adalah Adril Tumanan, S.T. selaku Ketua Program Keahlian DPIB, serta dua guru produktif lainnya yaitu Eman Rius Walae, S.Pd. dan Stevanry Torunde, S.T. Ketiganya mengikuti kelas pelatihan Perancangan Gedung Berbasis Building Information Modeling (BIM) yang saat ini menjadi salah satu standar penting dalam industri konstruksi modern.
Pelatihan ini bertujuan memperbarui dan memperkuat kompetensi guru produktif agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang. Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pembelajaran terkait pemanfaatan perangkat lunak perancangan bangunan yang digunakan di dunia industri, sehingga materi yang diajarkan kepada peserta didik dapat selalu relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Pengawas Pembina SMK Wilayah III Wilayah Poso & Tojo Una-una turut meninjau jalannya pelatihan dan memberikan apresiasi kepada para guru yang mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi tersebut. Menurutnya, penguatan kompetensi guru merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Ketua Program Keahlian DPIB, Adril Tumanan, S.T., menjelaskan bahwa pelatihan kali ini memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan baru bagi para guru produktif.
"Melalui pelatihan ini, kami kembali memperkuat keterampilan dalam mengelola aplikasi yang mendukung pembelajaran desain bangunan. Selain memperdalam penggunaan AutoCAD yang selama ini banyak digunakan dalam pembelajaran, kami juga diperkenalkan dengan aplikasi BIM yang lebih modern, yaitu Revit. Aplikasi ini menjadi salah satu teknologi yang saat ini banyak digunakan di dunia industri konstruksi dan nantinya diharapkan dapat kami kenalkan kepada peserta didik," ujarnya.
Lebih lanjut, Adril menyampaikan bahwa setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan melaksanakan magang industri di PT Poso Energy sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis industri. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung mengenai penerapan teknologi dan sistem kerja yang digunakan di dunia usaha dan dunia industri.
Melalui keikutsertaan guru dalam program Upskilling dan Reskilling ini, SMKN 1 Poso terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Dengan guru yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, peserta didik diharapkan memperoleh pembelajaran yang lebih relevan, inovatif, dan mampu mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. (AMP)


