Tingkatkan Mutu Pembelajaran, SMAN 1 Toili Gelar Workshop Peningkatan Pencapaian Rapor Pendidikan.


Suasana Workshop Peningkatan Pencapaian Rapor Pendidikan SMAN 1 Toili

TOILISMAN 1 Toili terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan capaian mutu sekolah. Bertepatan dengan akhir tahun ajaran 2025/2026, SMAN 1 Toili menggelar Workshop Peningkatan Pencapaian Rapor Pendidikan. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin (15/06/2026) hingga Sabtu (20/06/2026), bertempat di ruang rapat sekolah.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 1 Toili, Sabarudin L. Agi, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa workshop ini memiliki nilai strategis yang sangat besar bagi reputasi sekolah di tingkat provinsi.

"Workshop ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bukti nyata dari komitmen dan tanggung jawab besar SMAN 1 Toili yang telah diamanahkan sebagai salah satu Sekolah Model di Sulawesi Tengah. Sebagai sekolah model, kita wajib menjadi rujukan dan barometer, baik dalam pengelolaan mutu berbasis data Rapor Pendidikan maupun dalam adopsi inovasi pembelajaran. Melalui kegiatan ini, kita sedang mengonstruksi cetak biru pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdampak, sehingga status sekolah model yang kita sandang benar-benar tercermin dari kualitas guru dan capaian prestasi siswa kita," tegas Sabarudin memotivasi peserta.


Sesi 1: Pondasi Perubahan Lewat Pola Pikir Bertumbuh & Inkuiri Kolaboratif

Materi pembuka di hari pertama menghadirkan Pengawas Pembina SMA, Suwandi, S.Ag., M.Si., yang membedah pentingnya transformasi internal pendidik melalui topik Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset) dan Inkuiri Kolaboratif.


Dalam paparannya, Suwandi menekankan bahwa inovasi teknologi tidak akan berdampak tanpa adanya perubahan paradigma berpikir dari para guru. Dengan memiliki growth mindset, guru diajak untuk melihat setiap tantangan pembelajaran dan kelemahan pada indikator Rapor Pendidikan bukan sebagai kegagalan, melainkan peluang untuk terus berkembang. Melalui pendekatan Inkuiri Kolaboratif, para guru dilatih untuk bersama-sama melakukan refleksi kritis, menganalisis akar masalah di kelas, dan merumuskan solusi kreatif secara berkelompok demi kenyamanan belajar siswa.


Sesi 2: Menyongsong Masa Depan dengan Koding & Kecerdasan Artifisial (AI)

Memasuki materi kedua, atmosfer workshop semakin dinamis dengan pembahasan teknologi mutakhir yang dibawakan oleh Khoirul, S.Pd. mengenai Pemanfaatan Koding & Kecerdasan Artifisial dalam Pembelajaran.

Khoirul membuka cakrawala baru mengenai efisiensi mengajar di era digital 4.0. Beliau membedah bagaimana kecerdasan artifisial dapat dimanfaatkan secara bijak oleh guru untuk merancang perangkat asesmen yang personal, menganalisis gaya belajar siswa secara instan, hingga menyusun materi yang interaktif. Selain itu, guru juga diperkenalkan pada konsep koding dasar untuk melatih kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) siswa. Integrasi AI dan koding ini diharapkan mampu menciptakan ruang kelas yang modern, menantang, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Sesi 3: Optimalisasi Fasilitas Modern Interaktif Flat Panel (IFP)

Tak hanya unggul dalam perangkat lunak, SMAN 1 Toili juga memaksimalkan pemanfaatan fasilitas perangkat keras termutakhir. Materi ketiga diisi oleh Yudha Astanto, S.Pd. yang mengupas tuntas Pemanfaatan Interaktif Flat Panel (IFP) dalam Pembelajaran.

Yudha mengajak seluruh peserta langsung mempraktikkan fitur-fitur canggih pada papan tulis digital (IFP) yang kini telah tersedia di sekolah. Dalam narasinya, Yudha menjelaskan bahwa IFP bukan sekadar pengganti papan tulis konvensional atau proyektor biasa, melainkan pusat ekosistem digital di dalam kelas. Melalui alat ini, guru dapat mengintegrasikan video multidimensi, simulasi laboratorium virtual, hingga kuis interaktif secara real-time. Optimalisasi IFP ini diyakini mampu mendongkrak keterlibatan (engagement) aktif siswa secara visual maupun kinestetik selama proses belajar mengajar.


Sesi 4: Aksi Nyata Komunitas Belajar, Targetkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam & Modul Ajar Siap Pakai

Sebagai gong sekaligus implementasi konkret dari seluruh rangkaian materi, sesi keempat berfokus pada Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam (RPPM) & Modul Ajar yang dipandu oleh duet fasilitator, Daimatus Sa'adah, S.Pd. dan Hermawati, S.Sos., M.M.

Untuk memastikan luaran (output) yang nyata, proses penyusunan ini tidak dilakukan secara mandiri di rumah, melainkan dikerjakan bersama dalam wadah Komunitas Belajar (Kombel) SMAN 1 Toili selama empat hari berturut-turut.

Melalui kerja kolaboratif di dalam Kombel ini, diharapkan pada akhir tahun ajaran 2025/2026 seluruh guru SMAN 1 Toili tanpa terkecuali sudah memiliki dokumen modul ajar yang matang, sahih, dan siap pakai. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman operasional utama dalam pelaksanaan pembelajaran di semester berikutnya, sekaligus menjadi bukti kesiapan SMAN 1 Toili dalam mempertahankan mutunya sebagai Sekolah Model kebanggaan Sulawesi Tengah.


Editor Hermawati (HUMAS SMAN 1 Toili)

Fotografi Dokumentasi Pribadi

guru cabangdinas

Berita Terpopuler