SMKN 1 Poso Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui IHT dan Evaluasi Rapor Pendidikan 2025


atas : Wakasek kurikulum, Kepala SMKN 1 Poso, Pengawas Pembina SMK. Bawah : Peserta IHT

POSO — SMK Negeri 1 Poso melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Peningkatan Mutu Pendidikan bagi dewan guru, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan Pengawas Pembina SMK Wilayah III Kabupaten Poso dan Tojo Una-Una, Dra. Daniah, M.M., sebagai pemateri utama dalam upaya mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan capaian rapor pendidikan sekolah.

Dalam sesi utama, Daniah melakukan evaluasi terhadap rapor pendidikan SMKN 1 Poso tahun 2025, khususnya pada sejumlah indikator yang masih berada pada kategori capaian sedang. Evaluasi tersebut menjadi bahan refleksi bersama bagi para guru untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, sekaligus memperkuat langkah strategis dalam peningkatan mutu pendidikan di lingkungan sekolah.



Selain evaluasi rapor pendidikan, peserta IHT juga mendapatkan materi mengenai growth mindset sebagai landasan untuk membangun semangat perubahan dalam praktik pembelajaran. Para guru dibimbing menyusun modul ajar yang selaras dengan capaian pembelajaran (CP) di masing-masing jurusan, dengan menggunakan pendekatan project-based learning (PjBL). Model ini diharapkan dapat memperkuat pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.


.


Di sela kegiatan, SMKN 1 Poso juga menerima kunjungan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III bersama Kepala Tata Usaha yang memberikan motivasi kepada para guru. Pada akhir kegiatan, peserta mempresentasikan hasil tugas yang telah mereka susun sebagai bentuk tindak lanjut dari materi pelatihan. Kepala SMKN 1 Poso, Neni Hartati Ruutana, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa peningkatan rapor pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Menurutnya, kolaborasi, saling memotivasi, dan penerapan pembelajaran berbasis proyek menjadi kunci untuk menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.



(AP)

guru cabangdinas dinaspendidikan

Berita Terpopuler