SMKN 1 Poso Hadirkan Praktisi Alfamidi, 18 Siswa Belajar Stock Opname di Lab Pemasaran


Foto bersama : siswa dan (kiri-kanan) Bapak Royke Rori, Ibu Melisa (Kaprog Pemasaran),Ibu Christina (Trainer PT.Midi Utama Indonesia Tbk)

POSO, 26 April 2026 – SMK Negeri 1 Poso kembali melibatkan dunia industri dalam proses pembelajaran melalui program Guru Tamu yang menghadirkan praktisi dari PT Midi Utama Indonesia Tbk. Kegiatan yang berlangsung di ruang Lab Pemasaran SMKN 1 Poso itu diikuti oleh 18 siswa kelas XI jurusan Pemasaran.

Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas Alfamidi mendapat materi tentang stock opname yang disampaikan langsung oleh trainer Alfamidi, Christina Ester W. Materi ini membahas proses pengecekan, pencatatan, dan pengelolaan stok barang yang menjadi bagian penting dalam operasional ritel modern.



Kepala Program Keahlian Pemasaran SMKN 1 Poso, Melisa Puji Astuti, S.Pd., mengatakan program Guru Tamu merupakan bagian dari penerapan kurikulum berbasis industri di sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai standar kerja di dunia usaha dan dunia industri. “Program guru tamu ini menjadi bagian dari kurikulum berbasis industri agar siswa memiliki bekal kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan di SMKN 1 Poso,” ujar Melisa.



Kerja sama antara SMKN 1 Poso dan PT Midi Utama Indonesia Tbk telah terjalin sejak 2020 melalui nota kesepahaman (MoU). Sejak saat itu, jurusan Pemasaran juga melakukan penyelarasan kurikulum agar materi pembelajaran di sekolah sejalan dengan kebutuhan industri ritel. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman melalui praktik pembelajaran di lingkungan sekolah. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu siswa menguasai keterampilan teknis sekaligus memahami budaya kerja industri sejak dini. Bagi siswa kelas Alfamidi, program ini juga membuka peluang lebih besar untuk masuk ke dunia kerja setelah lulus, dengan kata lain siswa yang menyelesaikan program kelas Alfamidi dengan baik selama di SMK bisa langsung bekerja setelah lulus nanti tanpa tes. Dengan demikian, pembelajaran di sekolah tidak berhenti pada teori, tetapi terhubung langsung dengan kebutuhan lapangan kerja.


(AP)

siswa guru dinaspendidikan

Berita Terpopuler