Peringati Hari Kartini, Guru SMKN 1 Bungku Tengah Antusias Kenakan Kebaya


BUNGKU TENGAH— Para tenaga pendidik perempuan di SMKN 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, memperingati Hari Kartini dengan mengenakan kebaya tradisional, Selasa (21/4/2026). Selain menjaga tradisi budaya, aksi ini merupakan bentuk refleksi atas semangat emansipasi dan kesetaraan akses pendidikan bagi perempuan.

Penggunaan busana nasional ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah tentang Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di lingkungan instansi pemerintahan dan pendidikan. Nuansa budaya terlihat kental di lingkungan sekolah saat para guru menjalankan aktivitas belajar-mengajar dengan balutan kebaya beragam corak.

Kepala SMKN 1 Bungku Tengah, Hj. Anilawa, S.Pd., M.Pd.I., menyatakan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan atau simbolisme busana. Menurutnya, momentum ini harus dimaknai sebagai upaya meneladani perjuangan R.A. Kartini dalam dunia pendidikan.

"Hari Kartini bukan hanya tentang mengenakan kebaya, tetapi bagaimana kita meneladani semangat beliau dalam memperjuangkan pendidikan. Guru memiliki tanggung jawab besar membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan menghargai kesetaraan," ujar Anilawa, Selasa, 21/4/2026.

Ia menambahkan, peran perempuan di era modern kini telah meluas ke berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga kepemimpinan. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh siswa, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memiliki semangat juang yang sama dalam mengembangkan diri.

Melalui momentum ini, SMKN 1 Bungku Tengah berkomitmen memperkuat karakter siswa agar tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menghargai keberagaman budaya. Peringatan ini diharapkan menjadi pemacu bagi insan pendidikan di Kabupaten Morowali untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya dalam mencetak generasi unggul yang inklusif.

guru

Berita Terpopuler