Sambangi Jalan Setia Budi, Kejati dan Kadisdik Sulteng Jamin Keamanan Dunia Pendidikan


Keterangan Foto: Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng saat berkunjung ke Kantor Dinas Pendidikan Pemprov Sulteng di Jalan Setia Budi, Kota Palu. Tampak Kadis Pendidikan, Firmanza DP, menyambut kedatangan Nuzul Rahmat.

PALU— Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah memperkuat komitmen perlindungan hukum bagi tenaga pendidik sekaligus mengawal transparansi program pendidikan daerah. Hal ini mengemuka dalam kunjungan silaturahmi jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, Selasa (21/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan persepsi mengenai perlindungan profesi guru dari ancaman kriminalisasi. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Nuzul Rahmat R, S.H., M.H. menegaskan bahwa pendidik harus memiliki ketenangan dalam menjalankan tugasnya tanpa dibayangi ketakutan akan jeratan hukum selama bertindak sesuai kaidah pendidikan.

"Kejaksaan hadir sebagai mitra bagi para guru. Kami ingin memastikan martabat guru tetap terjaga dan mereka terlindungi dari segala bentuk intimidasi hukum saat sedang berupaya mencerdaskan generasi bangsa," ujar Nuzul Rahmat.

Selain aspek perlindungan profesi, Kejati Sulteng juga memberikan perhatian khusus pada pengawalan program "Berani Cerdas". Program beasiswa unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah ini dinilai membutuhkan mitigasi hukum sejak dini agar penyalurannya tepat sasaran, akuntabel, dan bebas dari praktik maladministrasi yang dapat merugikan hak-hak pelajar.

Isu perundungan (bullying) di lingkungan sekolah juga menjadi poin edukasi yang ditekankan. Kejaksaan mendorong optimalisasi program Jaksa Menyapa untuk menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum kepada siswa. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun karakter kuat bagi anak didik untuk menolak narkoba dan obat-obatan terlarang yang merusak masa depan. 

Edukasi ini bertujuan agar siswa memahami konsekuensi hukum dari tindakan perundungan serta membangun budaya sekolah yang aman dan humanis.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si. menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi antara institusi penegak hukum dan dinas pendidikan merupakan langkah preventif yang sangat dibutuhkan untuk menjaga ekosistem pendidikan yang kondusif di Sulawesi Tengah.

Kunjungan ini diharapkan mampu menciptakan iklim pendidikan di mana guru berani mendidik dengan disiplin, siswa cerdas dalam beretika hukum, dan program beasiswa daerah dapat terlaksana dengan integritas tinggi.

Penulis : Humas
Foto : Humas

siswa cabangdinas dinaspendidikan provinsisulawesitengah

Berita Terpopuler