Tumbuhkan Jiwa Mandiri, Pramuka Ambalan Semar Srikandi Gudep 08.001/08.002 Pangkalan SMAN 1 Toili Gelar Perjusami


Foto bersama Aggota Penegak Pramuka Ambalan Semar Srikandi Gudep 08.001/08.002 Pangkalan SMAN 1 Toili bersama Pembina.

TOILI –Pramuka Ambalan Semar Srikandi Gugus Depan 08.001/08.002 Pangkalan SMAN 1 Toili sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) dalam rangka pelantikan serta pengukuhan Penegak Bantara dan Penegak Laksana yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 3 Mei 2026, dipusatkan di lingkungan sekolah dan sekitarnya dengan diikuti sebanyak 144 anggota pramuka penegak.

Kegiatan  yang tahun ini mengangkat tema "Menapaki Jejak Bantara, Mengemban Amanah Laksana" secara resmi dibuka pada Jumat sore oleh Pembina Pramuka Gudep SMAN 1 Toili, Kak Rudini, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Perjusami bukan sekadar kegiatan berkemah biasa, melainkan ajang penempaan karakter.


"Melalui wadah Semar-Srikandi ini, kita ingin melahirkan pramuka yang memiliki kebijaksanaan seperti tokoh Semar dan ketangguhan serta kecerdasan layaknya Srikandi. Saya berharap seluruh adik-adik peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab," ujar Kak Rudini dalam upacara pembukaan.

Rangkaian Kegiatan dan Materi

Selama tiga hari dua malam, para peserta disuguhi berbagai materi yang variatif, mulai dari Teknik Kepramukaan (Tekpram) berupa pendalaman tali-temali, sandi, dan navigasi darat; Mental Spiritual dengan melakukan ibadah bersama dan pembinaan akhlak; Ketangkasan & Kerjasama dilaksanakan dalam bentuk outbound dan penjelajahan alam untuk melatih kerja tim dan ditutup dengan Malam Api Unggun sebagai puncak keakraban sekaligus ajang unjuk bakat seni antar sangga.


Perjusami merupakan salah satu metode pendidikan luar ruangan yang paling efektif dalam dunia kepramukaan. Narasi utama dari kegiatan ini adalah "Belajar dengan Melakukan" (Learning by Doing).

Dalam konteks remaja SMA, Perjusami berfungsi sebagai Laboratorium Karakter; di sini, siswa dipaksa keluar dari zona nyaman. Tanpa fasilitas rumah yang serba ada, mereka belajar memasak sendiri, mengatur waktu, dan menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri. Kekuatan Kolaborasi: Nama "Semar-Srikandi" melambangkan keseimbangan antara kearifan lokal dan semangat juang. Peserta dilatih untuk menekan ego pribadi demi kepentingan kelompok (sangga). Ketahanan Mental: Menghadapi cuaca yang tidak menentu dan jadwal yang padat melatih fisik serta mental siswa agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup di masa depan.


Penutupan yang Berkesan

Kegiatan berakhir pada Minggu siang dengan upacara penutupan. Wajah-wajah lelah namun puas tampak dari para peserta. Melalui Perjusami ini, diharapkan anggota Pramuka SMAN 1 Toili mampu mengaplikasikan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat mengenakan seragam cokelat.


Editor Humas SMAN 1 Toili

Fotografer Tim IT OSIS SMAN 1 Toili & Dokumentasi Pribadi

siswa guru cabangdinas

Berita Terpopuler