BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah Berikan Sosialisasi Konservasi kepada Siswa SMAN 1 Parigi Barat
SMAN 1 Parigi Barat
06 Agustus 2026 60 x KAB. PARIGI MOUTONG
Suasana Sosialisasi BKSDA Pada Siswa
Penguatan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati terus menjadi perhatian berbagai pihak. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi konservasi kepada siswa-siswi SMAN 1 Parigi Barat pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di Laboratorium Kimia SMAN 1 Parigi Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala SMAN 1 Parigi Barat beserta dewan guru, narasumber dari BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah, serta puluhan peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dalam membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam, melindungi satwa liar yang dilindungi, serta memahami peran generasi muda dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi lingkungan saat ini, seperti perburuan liar, perdagangan satwa ilegal, kerusakan habitat, hingga dampak perubahan iklim terhadap kehidupan flora dan fauna.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Parigi Barat menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah atas terlaksananya kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, sekolah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter yang peduli terhadap lingkungan hidup.
"Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan peserta didik mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Generasi muda merupakan garda terdepan dalam mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi berikutnya. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah dalam arahannya mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Beliau menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan pendidikan akademik sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial serta lingkungan.
"Konservasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap peserta didik mampu menjadi pelopor dalam menjaga alam, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," ujarnya.
Pada sesi utama, tim dari BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan berbagai materi menarik mengenai fungsi dan tugas BKSDA dalam melindungi kawasan konservasi, menjaga keanekaragaman hayati, serta upaya penyelamatan satwa liar yang dilindungi. Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai jenis flora dan fauna endemik Sulawesi yang memiliki nilai ekologis tinggi dan harus dijaga keberadaannya.
Narasumber menjelaskan bahwa Sulawesi Tengah merupakan salah satu wilayah yang kaya akan keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk mencegah berbagai aktivitas yang dapat merusak lingkungan, seperti penebangan liar, pembakaran hutan, serta perdagangan satwa yang dilindungi. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai regulasi yang mengatur perlindungan satwa dan tumbuhan serta konsekuensi hukum bagi pelanggaran terhadap peraturan konservasi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, sesi tanya jawab, serta berbagi pengalaman dari para petugas BKSDA dalam menjalankan tugas di lapangan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai cara melestarikan lingkungan, perlindungan satwa endemik Sulawesi, hingga peluang berkarier di bidang konservasi sumber daya alam.
Melalui kegiatan ini, para peserta didik memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, dan cinta terhadap lingkungan diharapkan dapat menjadi karakter yang melekat pada setiap siswa sehingga mampu diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan kerja sama antara BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, dan SMAN 1 Parigi Barat dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi lainnya yang mampu membentuk generasi muda yang peduli terhadap konservasi alam.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMAN 1 Parigi Barat kembali menunjukkan komitmennya sebagai satuan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan karakter peserta didik. Sinergi antara sekolah, pemerintah, dan instansi terkait diharapkan mampu melahirkan generasi yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab, serta siap menjadi pelopor pelestarian sumber daya alam Indonesia.
Editor : Tim wakasek Humas SMANSAPARBAR







