Kembali ke SMKN 1 Poso, Membawa Disiplin dan Kebanggaan dari Tugas Paskibraka dan Marching Band


Pemberian penghargaan bagi siswa SMKN 1 Poso yang bertugas sebagai Paskibraka Kabupaten Poso dan tergabung dalam MB GPM tahun 2025 dan 2026

Poso (24/08/2026) — Upacara bendera yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Poso pada Senin, 24 Agustus 2026, berlangsung dengan rangkaian prosesi penerimaan kembali siswa-siswi yang telah melaksanakan tugas sebagai Paskibraka Kabupaten Poso dan Marching Band Gita Praja Mukti (GPM) Tahun 2026. Pada kesempatan yang sama, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang telah menjalankan tugas sebagai Paskibraka dan Marching Band GPM pada tahun 2025.

Sebanyak sembilan siswa menjadi bagian dari penerima penghargaan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Namun, pada pelaksanaan hari ini hanya enam siswa yang dapat hadir secara langsung, sementara tiga siswa lainnya sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di luar Kota Poso.


Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMKN 1 Poso menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para siswa yang telah mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan tugas dalam kegiatan tingkat Kabupaten Poso. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam Paskibraka maupun Marching Band tidak hanya menjadi pengalaman berharga, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter dan kedisiplinan.

“Kami mengapresiasi dan bangga kepada siswa-siswi yang telah menjalankan tugas dengan baik dan membawa nama SMKN 1 Poso. Setelah kembali ke lingkungan sekolah, kami berharap pengalaman, keterampilan, terutama kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang telah mereka dapatkan dapat ditularkan kepada teman-temannya. Dengan demikian, semangat disiplin dan menghargai setiap tanggung jawab dapat tumbuh bersama di lingkungan sekolah,” ungkap Kepala SMKN 1 Poso.


Lebih lanjut, Kepala SMKN 1 Poso mengajak seluruh warga sekolah untuk terus membangun budaya disiplin, salah satunya melalui kehadiran dan keterlibatan dalam upacara bendera setiap Senin. Menurutnya, upacara bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi salah satu bentuk pembiasaan positif dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan kedisiplinan di lingkungan belajar.

“Mari kita jadikan upacara hari Senin sebagai bagian dari budaya positif di sekolah, sebagai ruang untuk melatih kedisiplinan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme,” pesannya.

Prosesi pemberian penghargaan turut didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, yang sekaligus merupakan pembina ekstrakurikuler Paskibraka di SMKN 1 Poso. Dalam kesempatan tersebut, beliau berharap para purna Paskibraka dapat terus memberikan kontribusi positif bagi sekolah, khususnya dalam mendukung perkembangan ekstrakurikuler Paskibraka.


Selain itu, pengalaman yang telah diperoleh para siswa selama menjalankan tugas diharapkan dapat dimanfaatkan dalam membantu proses penyiapan petugas upacara bendera setiap hari Senin, sehingga kemampuan, kedisiplinan, dan pengalaman yang mereka miliki dapat terus diwariskan kepada generasi siswa berikutnya.

Penerimaan kembali dan pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekolah atas dedikasi siswa sekaligus pengingat bahwa setiap tugas yang dijalankan dengan sungguh-sungguh akan meninggalkan pengalaman yang bernilai. Lebih dari sekadar penghargaan, pengalaman sebagai Paskibraka dan Marching Band diharapkan mampu menjadi bekal karakter yang dibawa kembali ke lingkungan sekolah.

Dengan semangat tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya kembali sebagai purna tugas, tetapi juga sebagai teladan bagi teman-temannya dalam hal disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kecintaan terhadap bangsa. Sementara itu, seluruh warga SMKN 1 Poso diharapkan terus menjaga budaya positif melalui kedisiplinan dan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan sekolah, sehingga semangat kebersamaan dan nasionalisme dapat terus tumbuh di lingkungan pendidikan. (AMP)

siswa guru dinaspendidikan

Berita Terpopuler