Lawan Serangan Siber, Siswa dan Guru di Sulteng Dilatih Amankan Data Pribadi
HUMAS UPTD.BLPT
16 April 2026 81 x BERITA DINAS
PALU— Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat ketahanan digital di sektor pendidikan melalui bimbingan teknis kesadaran keamanan siber dan perlindungan privasi data. Langkah ini merupakan respons atas meningkatnya ancaman serangan digital, seperti phishing dan kebocoran data yang menyasar institusi maupun individu.
Kegiatan yang digelar oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Sulteng ini berlangsung di Aula Disdik Sulteng, Palu, Kamis (16/4/2026). Pelatihan ini terintegrasi dengan Program Bug Bounty 2026 bertema “Build Cyber Resilience” yang diinisiasi Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulteng Drs Firmanza DP, SH Msi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bidang Pembinaan SMA Abdul Rahim, menyampaikan bahwa transformasi digital di sekolah membawa tantangan besar pada aspek keamanan.
"Ancaman digital kini semakin nyata. Kesadaran akan keamanan siber dan privasi data menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi," ujarnya.
Bimbingan teknis ini melibatkan puluhan peserta dari unsur siswa, mahasiswa, dan guru. Selain memberikan pemahaman teoretis, kegiatan ini mendorong peserta untuk berpartisipasi dalam praktik pengujian keamanan sistem secara legal dan etis (ethical hacking).
Secara nasional, Kepala Pusdatin Kemendikdasmen Wibowo Mukti dalam pernyataan resminya menyebutkan, program ini dirancang sebagai ruang aman bagi talenta muda untuk mengeksplorasi teknik pengujian keamanan. Program Bug Bounty 2026 sendiri membuka pendaftaran hingga 30 April 2026 melalui situs resmi kementerian.
Melalui sinergi pusat dan daerah ini, Sulawesi Tengah menargetkan pembentukan ekosistem pendidikan yang tangguh terhadap serangan siber. Para peserta yang memiliki kemampuan menonjol nantinya berkesempatan meraih apresiasi dari Pusat Prestasi Nasional.
Tips Melindungi Data Pribadi di Lingkungan Digital
Selain melalui penguatan sistem oleh instansi, keamanan siber dimulai dari kesadaran individu. Berikut beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan siswa dan tenaga pendidik:
1. Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Aktifkan fitur keamanan tambahan pada akun email dan media sosial agar tidak mudah diambil alih meski kata sandi diketahui orang lain.
2. Waspadai Tautan Asing (Phishing): Jangan mengklik tautan atau mengunduh lampiran dari pengirim yang tidak dikenal, terutama yang meminta data sensitif atau kata sandi.
3. Perbarui Perangkat Lunak secara Berkala: Pastikan sistem operasi dan aplikasi di ponsel atau laptop selalu diperbarui untuk menutup celah keamanan yang mungkin ada.
4. Gunakan Kata Sandi yang Kuat: Hindari menggunakan tanggal lahir atau nama. Gunakan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol yang unik untuk setiap akun.
5. Batasi Berbagi Data Pribadi: Hindari mengunggah dokumen penting seperti KTP, kartu pelajar, atau tiket perjalanan ke media sosial karena berpotensi disalahgunakan.
Penulis : Humas. Foto : Humas


