Momen Haru Siswa SLB Menyanyi di Halalbihalal MKKS, Bukti Nyata Talenta Inklusif Program 'Berani Cerdas' Sulteng
HUMAS UPTD.BLPT
16 April 2026 59 x BERITA DINAS
PALU— Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SLB Kota Palu menggelar kegiatan halalbihalal yang dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah SLB se-Sulawesi Tengah di SLB Biromaru, Sigi, Kamis (16/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mempertegas komitmen pemerataan pendidikan bagi siswa disabilitas melalui program unggulan "Berani Cerdas".
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si. Ia didampingi oleh Kepala Bidang PKLK dan IP, Muhammad Warsita, S.Pd., MM., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah 1, Kristi Aria Pratama, S.H., M.Si.
Dalam sambutannya, Firmanza DP menekankan bahwa program Berani Cerdas merupakan instrumen utama Pemprov Sulteng untuk memastikan tidak ada anak, termasuk siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB), yang terhambat pendidikannya karena kendala biaya. Program ini tidak hanya mencakup beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi, tetapi juga intervensi pada tingkat pendidikan dasar dan menengah melalui bantuan perlengkapan sekolah gratis serta bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA).
"Berani Cerdas adalah komitmen kami untuk mencetak SDM yang inklusif. Kami ingin memastikan setiap rumah tangga, tanpa terkecuali bagi keluarga dengan anak berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk cerdas dan mandiri," ujar Firmanza.
Acara juga diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Afirin Al-Jufri, S.Pd., M.Pd., yang mengingatkan pentingnya ketulusan dalam membimbing anak-anak istimewa sebagai bagian dari pengabdian sosial.
Suasana haru menyelimuti lokasi saat Muhammad Abid Ardy, siswa kelas 7 SLB Muhammadiyah, tampil menyanyi dengan penuh percaya diri. Penampilan Abid di hadapan jajaran pejabat dinas menjadi bukti nyata bahwa pendampingan yang tepat di lingkungan SLB mampu melahirkan talenta luar biasa.
Ketangguhan mental siswa SLB kembali ditunjukkan oleh Ahmad Rasya, siswa kelas 2 SLB Biromaru, naik ke atas panggung. Dengan suara lantang dan penuh penghayatan, Rasya membacakan puisi berjudul "Retak Karya". Pesan dalam puisi tersebut menyentuh hati para tamu undangan, menggambarkan semangat pantang menyerah meski di tengah keterbatasan.
Kadis Pendidikan berharap melalui wadah MKKS ini, para kepala sekolah dapat lebih proaktif mengawal implementasi program Berani Cerdas di sekolah masing-masing agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa disabilitas di seluruh Sulawesi Tengah.


