Satpol PP Perkuat Edukasi Disiplin dan Kepatuhan Aturan di Lingkungan Sekolah


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Poso saat mmberikan arahan kepada siswa kelas X dan XI di SMKN 1 Poso

Poso, Selasa (28/7/2026) – Upaya membangun budaya disiplin di lingkungan pendidikan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Poso ke SMKN 1 Poso, dalam rangka memberikan arahan kepada seluruh peserta didik kelas X dan XI, serta guru dan tenaga kependidikan.


Kegiatan yang berlangsung kurang lebih 20 menit tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Poso, Yudi Iswanto Saudo, S.E. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya kesadaran seluruh warga sekolah terhadap kedisiplinan, khususnya bagi peserta didik untuk tetap berada di lingkungan sekolah selama jam pelajaran berlangsung.

Menurut Yudi Iswanto Saudo, Satpol PP sebagai perangkat daerah yang bertugas menegakkan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum, juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung terciptanya budaya disiplin di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, patroli rutin yang dilakukan Satpol PP tidak hanya menyasar ruang-ruang publik, tetapi juga menjadi bentuk pengawasan terhadap peserta didik maupun aparatur sipil negara yang berada di luar tempat tugas pada jam kerja atau jam belajar tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut bukan semata-mata sebagai bentuk penindakan, melainkan bagian dari upaya edukasi agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami pentingnya menaati aturan serta menghargai waktu belajar di sekolah.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Kepala SMKN 1 Poso yang turut memberikan penguatan kepada seluruh peserta didik. Dalam kesempatan tersebut, beliau berharap kerja sama antara SMKN 1 Poso dan Satpol PP Kabupaten Poso dapat terus terjalin sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap peraturan.


Arahan yang diberikan juga menjadi pengingat dari pengalaman sebelumnya, ketika masih ditemukan peserta didik yang terjaring patroli Satpol PP pada jam sekolah. Peristiwa tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali. Sekolah mengajak seluruh peserta didik untuk memanfaatkan waktu belajar selama 6–7 jam di sekolah dengan sebaik-baiknya sebagai kesempatan mengembangkan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta karakter positif yang akan menjadi bekal di masa depan.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami aturan sekolah, tetapi juga memiliki kesadaran bahwa disiplin merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja. Pembiasaan sikap disiplin sejak di bangku sekolah menjadi modal awal dalam membentuk lulusan yang profesional, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.

Sekolah membentuk ilmu, Satpol PP menguatkan kesadaran akan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan. Keduanya menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan bertanggung jawab. (AMP)

siswa staf guru

Berita Terpopuler