Sinergi Sekolah dan Orang Tua Diperkuat melalui Sosialisasi TCC dan Pembentukan Komite Baru
SMK Negeri 1 Poso
19 Agustus 2026 101 x KAB. POSO
Foto bersama Orang tua / Wali Murid SMKN 1 Poso bersama (Kiri ke Kanan) Kepala SMKN 1 Poso, Perwakilan Densus 88, Pengurus Komite Periode 2024 - 2026
Poso, 19 Agustus 2026 — Upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua/wali murid terus dilakukan SMK Negeri 1 Poso melalui kegiatan yang dirangkaikan dengan dua agenda penting, yakni sosialisasi TCC (True Crime Community) oleh perwakilan Densus 88 serta pembentukan pengurus Komite SMKN 1 Poso yang baru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan dalam mendukung pendidikan sekaligus perlindungan peserta didik.
Dalam sosialisasi tersebut, perwakilan Densus 88 memberikan pemahaman kepada orang tua/wali murid mengenai pentingnya pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme, khususnya melalui peran keluarga dan lingkungan pendidikan. Orang tua diajak untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, termasuk aktivitas mereka saat menggunakan gawai dan mengakses berbagai informasi di ruang digital.
“Kita harus peka dengan perubahan anak kita. Saat kita merasa aman karena anak berada di rumah, apalagi hanya diam di kamar dengan gadget-nya, justru kita perlu mengetahui apa yang sedang mereka lakukan dan akses,” ujar narasumber.
Selain membahas pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme, narasumber juga menyoroti persoalan kekerasan yang perlu menjadi perhatian bersama. Dalam kegiatan tersebut, orang tua diberikan gambaran mengenai sejumlah kronologi kasus kekerasan yang pernah ditangani sebagai bahan pembelajaran dan kewaspadaan. Hal ini menegaskan pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak agar berbagai persoalan dapat dikenali dan ditangani sejak dini.
Pesan yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut menekankan bahwa pendidikan dan perlindungan anak bukan semata-mata tanggung jawab sekolah. Peran keluarga sangat penting dalam membangun lingkungan yang aman, memberikan pendampingan, serta menanamkan nilai-nilai positif kepada anak.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembentukan pengurus Komite SMKN 1 Poso yang baru. Proses pemilihan dilakukan secara aklamasi dan menghasilkan kepengurusan baru yang diharapkan dapat menjadi mitra strategis sekolah dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Nama-nama pengurus terpilih selanjutnya akan diperbarui dan disampaikan secara resmi oleh pihak sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Poso mengimbau seluruh orang tua/wali murid untuk terus memberikan perhatian terhadap perkembangan anak, termasuk dalam penggunaan gawai. Orang tua diharapkan mampu menetapkan batasan yang sehat sekaligus membangun komunikasi terbuka agar anak merasa aman untuk bercerita, berdiskusi, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Kepala sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus Komite yang baru terpilih serta berharap kepengurusan tersebut dapat membangun komunikasi dan kolaborasi yang semakin baik bersama pihak sekolah dalam mendukung berbagai program pendidikan di SMKN 1 Poso.
Rangkaian sosialisasi TCC dan pembentukan Komite baru tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah, keluarga, dan lingkungan perlu berjalan bersama untuk menciptakan ruang tumbuh yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan peserta didik. Melalui sinergi yang semakin kuat, SMKN 1 Poso berharap dapat terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, ketangguhan, dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan zaman. (AMP)







