SMA Negeri 1 Tinangkung Gelar Lawatan Sejarah ke Monumen Trikora Salakan
SMA Negeri 1 Tinangkung
11 Juni 2026 24 x KAB. BANGGAI KEPULAUAN
SMA Negeri 1 Tinangkung Gelar Lawatan Sejarah ke Monumen Trikora Salakan
Salakan, Banggai Kepulauan – Dalam rangka meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah perjuangan bangsa, SMA Negeri 1 Tinangkung melaksanakan kegiatan Lawatan Sejarah di Monumen Trikora Salakan pada hari Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan.
Lawatan sejarah tersebut bertujuan untuk mengenalkan secara langsung nilai-nilai patriotisme dan perjuangan para pahlawan kepada peserta didik. Dalam kunjungan tersebut, para peserta didik mendapatkan penjelasan dari narasumber Ibu Drs. Roslin Honi mengenai sejarah Operasi Trikora yang menjadi bagian penting dalam perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan wilayah Irian Barat. Monumen Trikora Salakan sendiri dibangun sebagai simbol perjuangan dan penghormatan terhadap peran wilayah Banggai Kepulauan dalam operasi pembebasan Irian Barat.
Kepala SMA Negeri 1 Tinangkung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang memungkinkan siswa mempelajari sejarah tidak hanya melalui buku pelajaran, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lokasi bersejarah.
Selama kegiatan berlangsung, siswa diajak mengamati berbagai bagian monumen, termasuk relief dan prasasti yang menggambarkan peristiwa Operasi Trikora. Mereka juga melakukan diskusi Bersama narasumber serta melakukan foto Bersama (Dokumentasi), Monumen yang berdiri di puncak bukit Kota Salakan tersebut menjadi saksi sejarah penting terkait persiapan operasi pembebasan Irian Barat
Para siswa mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperoleh pengetahuan sejarah, mereka juga dapat menikmati panorama Kota Salakan dari kawasan monumen yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Melalui kegiatan lawatan sejarah ini, SMA Negeri 1 Tinangkung berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, memperkuat karakter peserta didik, serta meningkatkan kesadaran generasi muda untuk menjaga dan melestarikan warisan sejarah bangsa Indonesia.
Penulis : Humas Smansat_
Dokumentasi: Tim Humas Smansat


