SMA Negeri 1 Toili dan Radio Galasika 93.6 FM Gelar Podcast Spesial HUT Ke-81 RI: "Merdeka Versi Gen Z"
SMAN 1 Toili
11 Agustus 2026 42 x KAB. BANGGAI
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forum Pena Jurnalistik SMAN 1 Toili berkolaborasi dengan Radio Galasika 93.6 FM Toili menggelar program podcast spesial Mengangkat tema "Merdeka Versi Gen Z: Merdeka dari Beban Academ
TOILI – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forum Pena Jurnalistik SMAN 1 Toili berkolaborasi dengan Radio Galasika 93.6 FM Toili menggelar program podcast spesial pada Selasa 11 Agustus 2026. Mengangkat tema "Merdeka Versi Gen Z: Merdeka dari Beban Academic Pressure", siaran khusus ini hadir untuk memberikan sudut pandang baru mengenai makna kemerdekaan di mata generasi muda.
Melalui kemitraan strategis ini, para siswa SMAN 1 Toili memanfaatkan media penyiaran radio lokal untuk menyuarakan aspirasi, tantangan, dan solusi seputar tekanan akademik yang kerap dialami oleh pelajar masa kini. Kemerdekaan tidak hanya diartikan sebagai kebebasan bangsa dari penjajahan fisik, tetapi juga kebebasan mental siswa dalam mengeksplorasi potensi tanpa terbebani oleh tekanan belajar yang berlebihan.
Berdurasi kurang lebih satu jam tiga puluh menit (90 menit), diskusi mengudara dengan lugas mengupas perspektif siswa tentang konsep kemerdekaan. Tidak hanya memaknai kemerdekaan secara umum sebagai kebebasan bangsa, para narasumber juga membedah secara mendalam konsep "Merdeka Belajar" dalam realitas kehidupan sehari-hari—khususnya dalam menghadapi tekanan akademis, ekspektasi tinggi dari orang tua, hingga persaingan gengsi demi meraih nilai dan prestasi terbaik di sekolah.
Dalam siaran interaktif tersebut, hadir beberapa narasumber utama dari kepengurusan siswa antara lain Hosea Jonathan Watruty (Ketua OSIS SMAN 1 Toili Periode 2025–2026). Pemimpin tertinggi organisasi siswa intra sekolah ini membagikan perspektif kepemimpinan siswa dalam membangun ekosistem sekolah yang seimbang, di mana kesehatan mental dan dinamika organisasi dapat berjalan selaras dengan pencapaian akademis. Hadir pula Siaran podcast spesial HUT ke-81 RI ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para pelajar di wilayah Toili dan sekitarnya agar mampu memaknai kemerdekaan dengan belajar secara sehat, kreatif, dan berprestasi tanpa rasa tertekan.
Hadir pula Nanda Kurnia Yerdiansyah yang merupakan Ketua Forum Pena Jurnalistik, kegiatan ekstrakurikuler terbaru yang memaparkan peran media sekolah sebagai ruang aman bagi siswa untuk menyuarakan keresahan, mengekspresikan diri, dan menyikapi tuntutan belajar secara sehat serta mengajak para siswa untuk keluar dari zona nyaman ketergantungan pada gadget untuk bisa meraih prestasi yang menurutnya prestasi itu bukan hanya terbatas pada nilai akademis tetapi pengalaman akan proses pembelajaran itu sendiri.
"Menurut saya, beban tekanan akademis itu yang paling berat justru datang dari diri sendiri. rasa malas itu yang paling besar. Kalau tekanan dari tugas sekolah tidak seberapa, begitu juga tuntutan orangtua agar bisa mendapat rangking, kita masih upayakan, kalau toh tak berhasil bagian pentingnyaadalah kita sudah berproses, tapi untuk memulai dan melawan rasa malas itu yang susah sekali. Sementara tuntutan dari teman nyaris tidak ada karena kita memiliki beban yang sama" ungkap Nanda penuh semangat.
Sementara dua siswa lainnya adalah Charlie Relano & Febriand Stevano dari Divisi Infografis & Videografi Forum Pena Jurnalistik yang memberi semangat agar para siswa tidak perlu merasa terlalu terbebani dengan segala tuntutan akademis karena sebenarnya beban berat itu justru datang dari diri sendiri.
Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh Kepala SMAN 1 Toili, Sabarudin L. Agi, S.Sos. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan keterbukaan para siswa dalam mengkritisi serta mencari solusi atas tantangan psikologis yang mereka hadapi.
"Melalui acara podcast ini, kita bisa mendengar langsung suara hati Gen Z. Kemerdekaan belajar bukan berarti bebas tanpa aturan, melainkan kebebasan dari rasa takut gagal, tekanan berlebih dari lingkungan maupun orang tua, serta gengsi yang berlebihan. Kami sangat mendukung wadah kolaborasi seperti ini agar anak-anak dapat berkembang secara holistik," ungkap Sabarudin.
"Kami sangat mendukung ruang-ruang ekspresi positif seperti ini. Generasi Z memiliki tantangannya sendiri, dan pemikiran mereka mengenai kemerdekaan dari tekanan akademik adalah isu nyata yang perlu kita dengarkan bersama. Semoga kolaborasi ini terus terjalin untuk melatih keterampilan komunikasi dan jurnalistik para siswa," tegasnya kembali.
Melalui sinergi bersama Radio Galasika 93.6 FM Toili, siaran spesial HUT ke-81 RI ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih inklusif antara siswa, orang tua, dan tenaga pendidik di wilayah Toili dan sekitarnya demi menciptakan lingkungan belajar yang memerdekakan. Siaran podcast spesial seperti ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para pelajar di wilayah Toili dan sekitarnya agar mampu memaknai kemerdekaan dengan belajar secara sehat, kreatif, dan berprestasi tanpa rasa tertekan.
Editor Hermawati (HUMAS)
Fotografer Dokumentasi Pribadi







