SMKN 1 Parigi Bergerak! Bentuk Satgas Anti-Bullying Biar Sekolah Makin Aman dan Nyaman


Foto Bersama Jajaran Guru, Kepala Sekolah, Pemateri dan Siswa SMKN 1 Parigi

PARIGI MOUTONG – Tindakan perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan kian menjadi perhatian serius. Merespons tantangan tersebut, SMKN 1 Parigi mengambil langkah nyata dan progresif guna menciptakan ekosistem belajar yang sehat, aman, dan berpihak pada tumbuh kembang anak. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Coaching Clinic pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Bullying, yang digelar di bawah suasana rindang Pantai Rakata, Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, pada Sabtu (06/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung edukatif sekaligus interaktif ini dihadiri oleh jajaran manajemen sekolah, guru pendamping, instruktur pembina, serta puluhan perwakilan siswa-siswi SMKN 1 Parigi yang siap mengemban amanah sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan sekolah mereka.



Keterangan Foto : Spanduk resmi kegiatan Coaching Clinic Satgas Bullying SMKN 1 Parigi di Pantai Rakata, Desa Pelawa, Sabtu (6/6/2026).

Membangun Komitmen dari Pinggir Pantai

Pemilihan Pantai Rakata sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Suasana alam yang terbuka diharapkan mampu memberikan penyegaran pikiran sekaligus memantik ruang diskusi yang lebih bersahabat dan mendalam antarsiswa maupun pemateri.

Acara diawali dengan pemaparan materi inti mengenai jenis-jenis perundungan—baik fisik, verbal, maupun cyber bullying serta dampak psikologis jangka panjang yang membahayakan korbannya. Melalui sesi ini, para siswa diajak mengenali batasan perilaku dan menumbuhkan rasa empati yang tinggi terhadap sesama teman sejawat.


Keterangan Foto : Suasana penyampaian materi eksternal di dalam aula terbuka, di mana para peserta menyimak dengan saksama pemaparan tentang sekolah tanpa kekerasan.



Keterangan Foto: Jajaran instruktur dan pemateri saat memberikan arahan teknis mengenai mekanisme kerja dan fungsi Satgas Anti-Bullying di tingkat sekolah.


Pernyataan Tegas Kepala Sekolah

Plt. Kepala SMKN 1 Parigi dalam arahannya menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar atas terbentuknya Satgas Anti-Bullying ini. Menurutnya, sekolah harus menjadi rumah kedua yang memberikan perlindungan penuh bagi seluruh siswa tanpa terkecuali.

Dalam sela-sela kegiatan, Plt. Kepala SMKN 1 Parigi memberikan komentar resminya :

"Pembentukan Satgas Anti-Bullying ini adalah wujud nyata komitmen SMKN 1 Parigi dalam mengimplementasikan gerakan sekolah menyenangkan dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kita tidak boleh menoleransi sekecil apa pun tindakan perundungan di lingkungan sekolah kita. Melalui Satgas yang diisi oleh para siswa pilihan ini, kami ingin menciptakan sistem deteksi dini dan edukasi sebaya. Jika siswa merasa aman dan nyaman secara psikologis, saya optimistis prestasi akademik maupun non-akademik mereka akan melejit secara alami. Mari kita kawal bersama agar SMKN 1 Parigi benar-benar menjadi wadah mencetak generasi unggul yang humanis dan berkarakter mulia."



Keterangan Foto: Prosesi penandatanganan secara simbolis kain deklarasi anti-perundungan oleh Plt. Kepala SMKN 1 Parigi, diikuti oleh seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk komitmen tertulis bersama.

Deklarasi Nyata dan Tindakan Bersama

Puncak dari kegiatan Coaching Clinic ini ditandai dengan penandatanganan kain putih besar bertuliskan "DEKLARASI ANTI PERUNDUNGAN SMKN 1 PARIGI". Di bawah logo SMK Pusat Keunggulan, satu per satu instruktur, guru, dan seluruh siswa membubuhkan tanda tangan menggunakan spidol hitam sebagai komitmen tertulis bahwa mereka siap menjadi pelopor kebaikan dan pelapor jika melihat tindakan perundungan.

Melalui Satgas ini, ke depannya para anggota akan bertugas menyebarkan kampanye positif, melakukan mediasi konflik ringan antarteman, serta berkoordinasi langsung dengan guru Bimbingan Konseling (BK) jika ditemukan indikasi perundungan yang memerlukan penanganan serius.

Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama yang memperlihatkan kekompakan penuh. Seluruh peserta berpose dengan penuh semangat, siap membawa perubahan positif sekembalinya mereka ke dalam kelas.


Keterangan Foto: Foto bersama seluruh keluarga besar SMKN 1 Parigi di akhir acara, mengepalkan tangan dan melambaikan tangan sebagai simbol persatuan menolak segala bentuk perundungan.

Dengan terlaksananya agenda ini, SMKN 1 Parigi membuktikan diri sebagai sekolah yang responsif, bergerak cepat, dan visioner demi masa depan generasi muda Parigi Moutong yang lebih cerah, sehat, dan berintegritas. 

Penulis : Admin SMKN 1 Parigi
Fotografer : Guru SMKN 1 Parigi

beranicerdas prestasi siswa staf guru cabangdinas dinaspendidikan provinsisulawesitengah

Berita Terpopuler