SMKN AMPIBABO GALAKKAN" Gerakan Satu Siswa Satu Pohon"


SSekretaris Dinas Provinsi Sulawesi Tengah Bapak Syam Zaini, S.Pd., M.Si. meninjau langsung kebun cabai di SMKN Ampibabo

·       Aksi Nyata SMKN Ampibabo Dukung Ketahanan Pangan”


Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk mengendalikan inflasi serta memperkuat ketahanan pangan, SMKN Ampibabo menggelar kegiatan penanaman bibit cabai melalui gerakan “Satu Siswa Satu Pohon”. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Gertam (Gerakan Tanam Cabai). mencakup seluruh tahapan penanaman, Setiap siswa diwajibkan untuk menanam satu pohon cabai sebagai bentuk tanggung jawab dan partisipasi aktif dalam menjaga ketahanan pangan.

Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan. Bibit cabai yang digunakan merupakan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan. Kepala sekolah Suprihatin Ngurawan, S.Pd., M.Si, turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekadar kegiatan menanam, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa agar lebih peduli terhadap isu pangan dan ekonomi. Siswa memperoleh pengalaman langsung dalam proses pembibitan, penanaman, hingga perawatan tanaman. Selain itu kegiatan ini mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap penghijauan dan pemanfaatan lahan secara produktif.

Kegiatan penanaman ini telah dimulai sejak bulan Februari dan terus berlanjut hingga saat ini dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkala. Bibit cabai yang ditanam diproyeksikan akan mulai berbuah dalam waktu sekitar empat bulan sejak masa tanam. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah, dengan memanfaatkan lahan yang tersedia sebagai area pembibitan dan penanaman. Area tersebut diatur sedemikian rupa agar dapat menampung seluruh tanaman yang ditanam oleh siswa.




Proses kegiatan dimulai dengan pembuatan tempat pembibitan yang dilakukan secara gotong royong oleh siswa dan guru. Setelah itu, siswa melakukan pengisian polybag dengan media tanam yang telah disiapkan, seperti campuran tanah, sekamdan pupuk organik. Tahap selanjutnya adalah penanaman bibit cabai ke dalam polybag yang telah diisi. Seluruh proses dilakukan secara terarah dengan bimbingan guru, sehingga siswa tidak hanya melakukan praktik, tetapi juga memahami teknik dasar bercocok tanam yang baik. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan perawatan rutin, seperti penyiraman dan pemupukan, agar tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen.


Program ini dilaksanakan sebagai upaya nyata mendukung kebijakan pemerintah dalam mengendalikan inflasi, khususnya yang disebabkan oleh kenaikan harga cabai. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran kepada siswa tentang pentingnya ketahanan pangan, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Partisipasi aktif seluruh warga sekolah menjadi kunci keberhasilan program ini. Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas dalam setiap tahapan kegiatan, mencerminkan komitmen kuat SMKN Ampibabo dalam mendukung program Gubernur, sekaligus membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan dan mandiri. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan hasil panen cabai nantinya tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan sekolah, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat.


Penulis : Pembina Multimedia

Dokumentasi : Tim Multimedia 

siswa guru cabangdinas dinaspendidikan provinsisulawesitengah

Berita Terpopuler