UPTD Puskesmas Kampung baru berkolaborasi Bersama SMAN 2 Luwuk.


SUASANA PEMERIKSAAN KESEHATAN BERKOLABORASI UPTD PUSKESMAS KAMPUNG BARU LUWUK BANGGAI DI SMAN 2 LUWUK

Luwuk, 9 Juli 2026 – Sebagai tindak lanjut surat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan tentang Skrining Tuberkulosis (TBC) Tahun 2026, SMA Negeri 2 Luwuk melaksanakan kegiatan skrining kesehatan bagi peserta didik kelas XII.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan produktif, sekaligus mendukung percepatan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Sulawesi Tengah.


Pelaksanaan skrining mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis serta Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 400.7.8.1/08.2/DINKES-G.ST/2025 tentang Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Provinsi Sulawesi Tengah. Melalui surat pemberitahuan tersebut, seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB di kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah diminta untuk melaksanakan skrining mandiri minimal satu kali dalam setahun, berkoordinasi dengan puskesmas setempat, serta melakukan diseminasi dan publikasi mengenai pencegahan TBC.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Kampung Baru melaksanakan pelayanan kesehatan di SMAN 2 Luwuk melalui program Peningkatan Upaya Pelayanan Kesehatan dan Capaian Program Penyakit Tidak Menular (PTM).

Sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas XII. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi: Pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan gula darah sewaktu, pemeriksaan kadar nikotin, skrining Tuberkulosis (TBC).


Melalui pemeriksaan tersebut, petugas kesehatan dapat melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit tidak menular maupun gejala TBC sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan indikasi tertentu.

Selama kegiatan berlangsung, tim kesehatan dari UPTD Puskesmas Kampung Baru memberikan pelayanan secara bertahap kepada para siswa. Peserta mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan dengan tertib dan antusias, didampingi oleh guru serta petugas sekolah.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMAN 2 Luwuk, Jufri Yanto, S.Pd., yang mewakili Kepala SMAN 2 Luwuk, Satria Atmei Badoo, S.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Jufri Yanto, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dan UPTD Puskesmas Kampung Baru atas pelaksanaan program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dan UPTD Puskesmas Kampung Baru yang telah melaksanakan skrining kesehatan di SMAN 2 Luwuk. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan peserta didik, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Sekolah siap mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan produktif,” ujar Jufri Yanto, S.Pd.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya pencegahan Tuberkulosis (TBC) dan penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, perilaku hidup bersih dan sehat, serta kerja sama antara sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Program skrining ini menjadi salah satu wujud sinergi antara dunia pendidikan dan sektor kesehatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal sehingga siswa mampu meraih prestasi secara maksimal baik di bidang akademik maupun nonakademik.

SMANDA LUWUK! BISA, KUAT, DAN BERKARAKTER!

 

Penulis : Muh. Rafli Salingkat, S.Pd – Divisi Publikasi Digital & Infokom SMAN 2 Luwuk

 Fotografer : Muh. Rafli Salingkat, S.Pd – Divisi Publikasi Digital & Infokom SMAN 2 Luwuk

siswa guru dinaspendidikan provinsisulawesitengah

Berita Terpopuler